
Mengacu rukyatul hilal global yang terlihat di beberapa negeri di dunia, tak kurang dari seribuan umat Islam di Tangerang Selatan (Tangsel) melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1446 H pada Ahad 30 Maret 2025.
Rangkaian acara Sholat Idul Fitri yang dikoordinir oleh Majelis Abdan Syakuro ini berlangsung di lapangan atau area parkir Rumah Makan Pecel Lele PJA, Jalan Raya Viktor, Buaran, Serpong.
Pantauan dakwahtangsel.net di lokasi bahwa warga mulai berdatangan sejak pagi Pukul 05.30 Wib., baik secara individu maupun bersama teman, keluarga dan kerabat. Tampak anak-anak juga turut hadir berada dalam barisan bersama para jamaah.
Diawali dengan gema takbir, tahlil dan tahmid memuji kebesaran Allah SWT., setelah itu, tepat pukul 07.00 Wib. Sholat 'Ied berjama'ah dipimpin oleh Ustadz Nazar dengan penuh khidmat.
Mubaligh Tangsel, Ustadz Abu Nadzira bertindak sebagai khatib. Dalam kesempatannya, ia mengajak jama'ah untuk menjadikan Idul Fitri kali ini sebagai momentum perubahan dari kegelapan kapitalisme-sekuler yang membuat kaum Muslimin hari ini terpuruk diberbagai bidang kehidupan menuju kepada cahaya Islam yang akan memberikan kebaikan.
Sebab, Ustadz Abu Nadzira menegaskan bahwa sesungguhnya agama Islam diturunkan oleh Allah SWT. adalah untuk membawa umat manusia dari kegelapan menuju kepada cahaya yang terang benderang. Dan Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam juga diturunkan untuk menyelamatkan umat manusia dari gelapnya kehidupan menuju cahaya Ilahi.
Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ telah berjanji:
الر ۚ Ùƒِتَابٌ Ø£َÙ†ْزَÙ„ْÙ†َاهُ Ø¥ِÙ„َÙŠْÙƒَ Ù„ِتُØ®ْرِجَ النَّاسَ Ù…ِÙ†َ الظُّÙ„ُÙ…َاتِ Ø¥ِÙ„َÙ‰ النُّÙˆْرِ بِØ¥ِØ°ْÙ†ِ رَبِّÙ‡ِÙ…ْ Ø¥ِÙ„َÙ‰ٰ صِرَاطِ الْعَزِÙŠْزِ الْØَÙ…ِÙŠْدِ
“Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.” pesannya membacakan Al-Qur'an Surat Ibrâhim ayat 1.
Acara berakhir sekitar Pukul 09.00 WIB., dan ditutup dengan bersalam-salaman (berjabat tangan) serta saling mendoakan di antara para jama'ah yang hadir.
Rukyat Global?
Rukyat Global adalah metode penentuan awal bulan pada tahun Hijriyah berdasarkan pengamatan langsung hilal (bulan sabit muda) di berbagai lokasi di seluruh dunia.
Konsep ini diyakini dapat menunjang persatuan umat Islam di seluruh dunia dengan mempertimbangkan laporan rukyat dari berbagai negeri-negeri Islam. Jika hilal terlihat di suatu tempat di dunia, maka seluruh umat Islam dapat mengikuti hasil rukyat tersebut, tanpa harus bergantung pada batasan geografis dan perbedaan zona waktu.
Pendekatan ini berbeda dengan metode lokal yang hanya menerima rukyat di wilayah tertentu atau hisab murni yang mengandalkan perhitungan astronomi.
Beberapa negara dan organisasi Islam telah mempertimbangkan Rukyat Global untuk menyatukan kalender Islam, terutama dalam penetapan awal ibadah Ramadhan dan hari raya umat Islam seperti Idul Fitri dan Idul Adha.
Namun, penerapannya masih sulit direalisasikan dan terus manjadi perdebatan karena mengakarnya paham nasionalisme serta kebijakan politik dari masing-masing negara bangsa (nation state) yang berbeda-beda. [] Abu Jannah
0 Komentar