
Penulis Kitab Tafsir Al-Wa'ie KH Rokhmat S. Labib menyatakan bahwa ibadah puasa selama Ramadhan mengajarkan kaum Muslimin tentang ketaatan totalitas kepada Allah SWT.
Hal tersebut disampaikan dalam program #challengetochange: Pesan Idul Fitri 1446 H, di kanal YouTube One Ummah TV, pada Ahad (30/3/2025).
"Di antara pelajaran penting yang kita dapatkan dalam puasa adalah pelajaran ketaatan. Kita taat kepada Allah SWT dalam menjalankan puasa. Kita tidak makan begitu waktu fajar datang. Tidak berani kita makan ketika Allah telah melarang kita makan. Kita baru berani makan lagi ketika terbenam matahari yang Allah SWT bolehkan kita makan," ujar Kiai Labib.
Pelajaran ketaatan dan kedisiplinan inilah, lanjutnya, yang didapatkan dari puasa yang kaum Muslimin jalankan.
"Oleh karena itu, mestinya ketaatan serupa juga kita miliki terhadap seluruh syariat-Nya. Dan bukan hanya dalam soal puasa, zakat, haji dan segala ibadah yang lain, tetapi juga ketaatan terhadap syariat-Nya," paparnya.
Sebab, lebih lanjut Kiai Labib menjelaskan bahwa syariat Allah SWT diketahui juga mengatur perkara ekonomi, pemerintahan, pendidikan dan lain-lain di seluruh aspek kehidupan.
"Maka ketika taat kepada seluruh hukum (syariat) Allah SWT kita akan mendapatkan kebaikan dari Allah SWT dan mendapatkan kemenangan," gugahnya.
Itulah, ungkap Kiai Labib, yang Allah SWT tegaskan dalam Al-Qur'an Surat Al-Ahzab ayat 71.
وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا
"Siapa pun yang taat pada Allah dan Rasul-Nya, sungguh, maka dia mendapatkan kesuksesan kemenangan yang besar," kutipnya.
Maka, kata Kiai Labib, jika kita selalu mendoakan waj'alana minal 'aidin wal faizin, doa ini hanya akan terkabulkan ketika kita taat kepada Allah dan Rasul-Nya atau taat pada seluruh syariat-Nya tanpa terkecuali tanpa tetapi.
Itulah, sebutnya, ketaatan yang Kaaffah (totalitas). Dan tidak mungkin umat Islam menjalankan ketaatan terhadap Islam secara Kaaffah tanpa ada Daulah Khilafah Islamiyah.
"Maka mari kita semangat pasca Ramadhan berjuang untuk menegakkan Islam secara Kaaffah," tutupnya. [] Muhar
0 Komentar